Materi Pertemuan 2
Ringkasan Materi 2: Memulai Cyberpreneurship
1. Konsep Cyberpreneurship
Cyberpreneur adalah orang yang menjalankan bisnis online secara sistematis untuk menghasilkan income. Istilah sejenis: infopreneur, internet business, online business, googlepreneur, dan wirausaha online.
Fakta tentang pebisnis online:
- Memakai website/media sosial untuk menghasilkan uang.
- Mengejar posisi top 10 Google dan banyak follower.
- Sumber income utama: Google AdSense, jualan online, dan affiliate marketing.
- Butuh waktu lama untuk berhasil.
Googlepreneur adalah orang yang mendapat income dari tools Google, baik langsung (AdSense) maupun tidak langsung (mendatangkan calon pembeli ke toko online, dll.). Tools yang dipakai antara lain Search Engine, Keyword Planner, YouTube, Gmail, Blogger, Google My Business, Google Ads, dan Google Analytics.
2. Rumus Sukses: CTPM
Menurut sitesell.com, ada 4 langkah yang disingkat CTPM:
- Content: isi website atau media sosial, bisa dibuat oleh pemilik maupun member. Contohnya OLX (dibuat member), blog di Blogspot (dibuat pemilik), dan akun Instagram jktinfo (dari pemilik dan follower).
- Traffic: pengunjung yang datang ke website atau media sosial, bisa dari search engine, forum, iklan, email, social network, dan lainnya. Dipantau lewat tools seperti extremetracking.com dan histats.com.
- Presell: menulis rekomendasi, ulasan, atau perbandingan produk/layanan, lalu memasang link afiliasi di dalamnya. Contohnya artikel perbandingan iPhone 5 vs Samsung Galaxy S3.
- Monetize: mendapatkan uang dari penjualan produk/jasa langsung, iklan AdSense, atau afiliasi. Contohnya laporan pendapatan Google AdSense dan statistik penjualan toko online.
3. Langkah Menjadi Cyberpreneur
- Miliki mindset bisnis online
- Tentukan motivasi (gaji kedua atau waktu bebas) dan pahami konsekuensinya.
- Fokus pada 1-2 model bisnis saja.
- Kuasai hal utama dan delegasikan yang sekunder.
- Konsisten dan pantang menyerah.
- Pahami 5 model bisnis online (lihat poin 4).
- Pilih topik/niche. Niche harus disukai dan punya komunitas pembeli. Kesalahan umum: terlalu luas, tidak dikuasai, tidak ada kompetisi, dan gratis.
- Buat rencana bisnis:
- Business summary
- Competition analysis
- USP (Unique Selling Proposition)
- Website development plan
- Content development plan
- Traffic generation plan
- Jalankan rumus CTPM dari Content sampai Monetize.
4. Lima Model Bisnis Online
- Sell your own product: toko online, media sosial, marketplace, produk digital (ebook, software, kursus), dan membership.
- Sell your own skills: freelance seperti desain grafis, pembuatan website, programmer, penulis, penerjemah, virtual assistant. Platformnya Elance, Freelancer, Guru.
- Affiliate marketing: memasarkan produk pihak lain dan mendapat komisi. Jenis komisinya:
- PPS (Pay Per Sale): komisi per penjualan
- PPL (Pay Per Lead): komisi per pendaftaran
- PPA (Pay Per Action): komisi per tindakan, misalnya install aplikasi
- Contextual advertising: mendapat income dari iklan di website sendiri (Google AdSense, Adbrite, Clicksor). Bisa lewat blog berita/review, forum, portal, social network, marketplace, atau e-learning.
- Site flipping: menjual aset online (website, akun media sosial, aplikasi) yang sudah berpenghasilan. Kriterianya: ada income bulanan, banyak keyword top 10, pengunjung ribuan, follower banyak, mudah dirawat.
Kesimpulan
Google punya banyak tools untuk mendukung bisnis online. Kunci suksesnya mengikuti rumus CTPM, dengan memilih salah satu dari 5 model bisnis online.
Komentar
Posting Komentar