Materi pertemuan 3

 

Ringkasan Materi 3: Domain dan Hosting

1. Pengertian Domain

Domain adalah nama alamat website di internet, misalnya google.com atau budiluhur.ac.id. Awalnya komputer diakses lewat IP Address, lalu oleh DNS diubah menjadi nama domain agar mudah diingat. Hanya IP Public yang bisa diakses lewat internet.

Jenis Top Level Domain (TLD):

  • Original TLD: .com (komersial), .org (organisasi), .net (network), .edu (pendidikan), .mil (militer USA), .gov (pemerintahan USA).
  • Country Code TLD (ccTLD): ekstensi per negara, misalnya .id (Indonesia), .sg (Singapura), .my (Malaysia), .jp (Jepang), .uk (Inggris), .us (USA).

Domain .id dan persyaratannya:

  • .id, .my.id, .biz.id: bebas, tanpa persyaratan.
  • .web.id (personal): scan KTP penanggung jawab.
  • .ac.id (akademik): KTP penanggung jawab, SK pendirian lembaga, akta notaris atau SK rektor, dan surat kuasa pimpinan.
  • .sch.id (sekolah): KTP penanggung jawab, surat permohonan dan surat kuasa kepala sekolah.
  • .co.id (perusahaan): KTP penanggung jawab, SIUP/TDP atau akta notaris dan NPWP, serta surat kepemilikan merek (jika ada).
  • .or.id (organisasi): KTP pimpinan lembaga, akta notaris atau SK internal organisasi.
  • .ponpes.id (pondok pesantren): KTP penanggung jawab dan surat pengantar dari pimpinan pondok atau institusi.

2. Menentukan Nama Domain

Aturan penamaan:

  • Tidak boleh memakai spasi.
  • Huruf besar atau kecil tidak berpengaruh.
  • Tidak boleh diawali atau diakhiri tanda minus (-).
  • Hanya boleh berisi huruf, angka (0-9), dan tanda minus.
  • Maksimal 63 karakter, tidak termasuk TLD.

Cek data pemilik (WHOIS): lewat layanan seperti who.is, kita bisa melihat tanggal registrasi, tanggal expired, DNS, dan data pemilik. Data pemilik bisa disembunyikan dengan whois protection (berbayar). Datanya juga tidak 100% valid karena tidak ada verifikasi saat pembelian.

Registrar adalah organisasi yang mengelola pendaftaran domain, dan umumnya juga menyediakan hosting. Domain dan hosting boleh dibeli di registrar yang sama maupun berbeda. Contohnya Niagahoster, Rumahweb, Qwords, Idwebhost, Namecheap, GoDaddy, dan Hostgator.

Panduan memilih nama domain:

  1. Mewakili nama brand.
  2. Sesuai produk yang dijual (misalnya tokobuku.com untuk toko buku).
  3. Usahakan .com. Jika sudah dipakai, pilih .co.id, .id, atau lainnya.
  4. Mudah diingat, tidak terlalu panjang, dan angka hanya di depan atau belakang (contoh: 21cineplex.com, mobil88.com).
  5. Pilih registrar yang murah, perhatikan PPN dan testimoni pelanggan.
  6. Mengandung kata kunci (misalnya jualsepatubola.com) agar peluang masuk halaman pertama Google lebih besar.
  7. Hindari nama yang melanggar hak cipta (misalnya facebook.my.id atau klikbca.web.id).

3. Pengertian Hosting

Hosting adalah tempat menyimpan seluruh script web, database, gambar, dan video agar website bisa diakses di internet. Hosting bisa dibeli bulanan, 3 bulanan, 6 bulanan, atau tahunan.

  • Shared hosting: satu server dipakai banyak pelanggan. Cocok untuk pemula.
  • Dedicated atau VPS hosting: disarankan jika traffic website sudah tinggi.

4. Memilih Hosting

  1. Kuota penyimpanan: sesuaikan dengan tujuan website (blog, toko online, e-learning). Hosting “unlimited” biasanya tetap membatasi jumlah file.
  2. Bandwidth: sesuaikan dengan perkiraan traffic bulanan. Bandwidth direset setiap awal bulan.
  3. Lokasi server: pilih yang dekat dengan target pengunjung. Untuk pengunjung Indonesia, pakai server di Indonesia agar lebih cepat.
  4. Fasilitas:
    • Bahasa pemrograman dan DBMS yang didukung
    • Ada tidaknya cPanel dan Fantastico/Softaculous
    • Add-on domain
    • Jumlah email dan subdomain yang bisa dibuat
  5. Syarat dan ketentuan: perhatikan jenis website dan software yang dilarang, seperti judi, pornografi, SARA, pelanggaran hak cipta, penipuan, spam, web proxy, bot IRC, dan file sharing berhak cipta.

5. cPanel

cPanel adalah control panel untuk mengelola data di hosting. Fungsinya:

  • Membuat alamat email (username@namadomain.com)
  • Membuat subdomain (sub.namadomain.com)
  • Mengatur file (ubah, buat, hapus, download)
  • Mengatur add-on domain
  • Backup file website
  • Melihat traffic website harian

Username dan password cPanel diberikan penyedia setelah hosting dibeli. Aksesnya lewat namadomain.com/cpanel, /2082, atau /2083.

Softaculous adalah fitur di cPanel untuk menginstal CMS dengan mudah, tanpa upload file CMS dan tanpa membuat database. Cukup pilih CMS lalu klik Install Now. CMS yang tersedia antara lain WordPress, Joomla, PrestaShop, Drupal, phpBB, SMF, MediaWiki, dan Dolphin.

Kesimpulan

Untuk membuat website dibutuhkan domain (nama alamat) dan hosting (tempat penyimpanan data), yang dibeli di registrar. cPanel dipakai untuk mengelola hosting, dan Softaculous mempermudah instalasi CMS.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

materi pertemuan 1

Materi pertemuan 4

Materi Pertemuan 2